artikel

Minggu, 11 September 2011

Rebut Harimu

Demi Masa..Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian...kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran,, (Al 'Ashr 1-3)

Ku tutup mukaku saat ku baca kian kalam Ilahi ini. Selama 24 tahun aku di beri modal umur untuk menjalani hari-hariku, dimulai dari ketidaktahuanku tentang kehidupan hingga akulah sang aktor kehidupan itu.
Tuhan...Lirihku saat ini. Betapa banyak kesia-sian yang telah kulakukan semata karena intan di duniaMu, betapa banyak kehampaan ku alami karena kejauhan jarakku denganMu, di karenakan aku menuhankan kenyamanan bersama ciptaanMu.
Sesungguhnya Engkau pun tak ingin menjadikan seluruh ciptaanMu menjadi seorang yang merugi. Namun inilah permainanMu, sebuah permainan yang  wajib kami tuntaskan. Dan dunia-Mu adalah sebuah perjalanan menuju kehidupan akhir kami (akhirat).

Ku datangi insan yang harus menghadapMu terlebih dahulu, ku lihat wajah pucatnya yang tak berkenan lagi organ penting dalam tubuh itu bekerja, Semakin meleleh mataku ya Rabb...Ia tak bergerak, tak bernafas semua terbalut kain kafan. Tak ada sedikitpun kemewahan dunia yang ia bawa saat kembali pada-Mu. Bertambah perih hatiku ingin menanggis....Adakah beban yang ia pikul ketika bertanggung jawab kepada-Mu ya Rabb??...

Kerahasian kematiaan untuk hamba-Mu tak seorang pun yang tahu, dan aku pun tak tahu kapan saat-saat kematian itu tiba. Berharap mata ini tak merasa gelap karena keindahan semata, berharap hati ini tak keras karena kesombongan yang tak patut untuk di anggarkan..Nauzubillahi mindzalik...

Hari...
Bermainlah bersamaku, karena dengan bersamamu lah aku harus melaksanakan tugas sebagai hamba
dan menyelamlah bersama ku wahai hari, menyelam menyelamatkan jiwa yang harus di angkat kepermukaan akibat keniscyaan rupa dalam keindahan sementara...

Hari..
Janganlah kau lenakan diri ini dengan kebahagiaan yang didatangkan padaku...
Bantu aku menapaki tangga kehidupan sesuai keinginan Tuhan dan Rasullullah ku
Aku dan kamu hari yang menjadi lembayu sukses itu.....
Dan semoga engkau dapat bekerja sama wahai hari-hariku........